Keistimewaan Puasa Arafah

Sebentar lagi umat muslim di seluruh dunia akan merayakan Idul Adha. Siapa yang tidak sabar makan daging? Eits, tunggu dulu. Idul Adha bukan sekadar perayaan makan daging sapi atau kambing, ya. Terlebih, seperti hari raya Idul Fitri, sebelum Idul Adha pun terdapat rangkaian ibadah yang dapat kita lakukan. Jadi, jangan hanya fokus pada perayaannya ya. Salah satu ibadah yang dapat kita kerjakan sebelum Idul Adha adalah Puasa Arafah. Puasa sunnah ini dilaksanakan tanggal 9 Dzulhijjah. Lantas, apa saja ya keistimewaan dari Puasa Arafah? Yuk, kita simak penjelasan berikut ini.

Puasa Arafah Merupakan Amalan yang Disukai Allah SWT

Seperti puasa sunnah lainnya, Puasa Arafah kerap menjadi ibadah yang sangat dicintai Allah. Hal ini ditegaskan dalam sebuah hadits yang berbunyi:

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ يَعْنِي أَيَّامَ الْعَشْرِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ

Tidak ada satu amal shalih yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal shaleh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah. Hadits senada juga diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Ahmad)

Menjauhkan Diri dari Siksa Api Neraka

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

مَا مِنْ عَبْدٍ يَصُوْمُ يَوْمًا فِي سَبِيْلِ اللَّهِ إِلاَّبَاعَدَ اللَّهُ بَذَلِكَ وَجْهَهُ عَنِ النَّارِ سَبْعِيْنَ خَرِيْفًا

“Tidaklah seorang hamba yang puasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari neraka sejauh tujuh puluh musim” (Hadits Riwayat Bukhari 6/35, Muslim 1153 dari Abu Sa’id Al-Khudry, ini adalah lafadz Muslim. Sabda Rasulullah : “70 musim” yakni : perjalanan 70 tahun, demikian dikatakan dalam Fathul Bari 6/48)

Merupakan Amalan yang Dicintai Rasulullah SAW

Selain merupakan ibadah yang dicintai Allah SWT, Rasulullah SAW juga mencintai umat yang mengerjakan Puasa Arafah. Hal ini dijelaskan dalam suatu hadits yang berbunyi:

أَرْبَعٌ لَمْ يَكُنْ يَدَعُهُنَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِيَامَ عَاشُورَاءَ وَالْعَشْرَ وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْغَدَاةِ

“Ada empat perkara yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah yaitu puasa asyura, puasa hari arafah, puasa tiga hari setiap bulan dan shalat dua rakaat sebelum subuh” (HR. An Nasa’i dan Ahmad).

Akan Dikabulkan Doanya

Puasa Arafah merupakan waktu terbaik untuk berdoa, sebab diyakini jika berdoa pada hari tersebut permintaan kita akan dikabulkan. Dari ‘Aisyah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ

“Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arafah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?” (HR. Muslim no. 1348).

Bagi kamu yang ingin melakukan donasi dapat mengunjungi https://yayasansigma.or.id/berdonasi/ untuk informasi selengkapnya.

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

SIGMA Siaga

Online

SIGMA Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00
Scroll to Top