Manfaat Berbuka Puasa dengan Hidangan Manis

Sejak hari Minggu, 3 April 2022 lalu umat islam di seluruh Indonesia mulai memasuki bulan Ramadhan yang mewajibkan kita untuk berpuasa dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Tentunya untuk mengembalikan energi setelah berpuasa seharian penuh, tubuh kita membutuhkan nutrisi dan asupan yang cukup agar kesehatan kita tetap terjaga selama bulan Ramadhan seperti dikutip dari European Journal of Clinical Nutrition bahwa berpuasa dapat menurunkan kadar gula, elektrolit, serta cairan dalam tubuh. 

Selain itu, juga terdapat beberapa manfaat lain dari berbuka puasa dengan hidangan manis yang dapat kalian rasakan. 

  1. Merupakan Anjuran dari Ulama 

Lewat kitab Mawahibul Jalil fi Syarhi Mukhtashar Khalil Ulama Al Hattab Ar Rukaini menganjurkan kita untuk berbuka dengan yang manis-manis seperti buah kurma atau yang lainnya untuk mengembalikan daya penglihatan yang menurun akibat berpuasa seharian. 

  1. Menjaga Kesehatan Pencernaan 

Mengonsumsi makanan manis saat berbuka puasa, terutama kurma dapat menjaga kesehatan pencernaan dengan kandungan seratnya yang tinggi. Kurma dipercaya dapat mencegah penyakit sembelit dan membuat daya tahan tubuh menjadi lebih kuat dengan tidak mudah merasa lapar. 

  1. Mengontrol Gula Darah 

Salah satu makanan manis yang dapat menjadi hidangan berbuka puasa adalah kurma. Kandungan fruktosa di dalam kurma dapat menjaga kesehatan tubuh. Selain itu, kurma juga mengandung gula dan serat yang berfungsi untuk menjaga gula darah agar kadarnya tidak terlalu tinggi. 

  1. Membangun Energi Cadangan 

Sebagian besar energi dalam tubuh dapat dihasilkan dari asupan gula yang berarti saat mengonsumsi makanan manis, sel dalam tubuh kita akan mengelola glukosa untuk menjadi sumber energi utama yang menunjang kita dalam melakukan kegiatan sehari-hari di bulan Ramadhan. 

  1. Menghemat Cadangan Protein 

Ketika cadangan glukosa kita habis akibat berpuasa seharian, perlahan tubuh akan mengurangi protein untuk digunakan sebagai pengganti energi. Padahal, seperti yang kita tahu bahwa protein berfungsi untuk pembangun otot, massa otot, serta mempercepat penyembuhan luka. Akibatnya, jika kadar protein menurun tubuh kita akan sulit berkonsentrasi. Di sinilah makanan manis bertugas untuk membantu tubuh dalam menghemat persediaan protein. 

Meskipun dianjurkan untuk mengonsumsi makanan manis, bukan berarti kita bisa seenaknya dengan berlebihan menyantap semua makanan manis untuk berbuka puasa, sebab jika dikonsumsi secara berlebihan gula dapat menyebabkan penyakit dalam tubuh. Selain itu, kita juga harus bijak dalam memilih makanan manis untuk berbuka puasa seperti kurma dan buah-buahan. 

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

SIGMA Siaga

Online

SIGMA Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00
Scroll to Top