Sudahkah Kamu Memahami Tentang Fidyah? 

Sebagai umat muslim, tentu kamu sudah sangat akrab dengan istilah Ramadhan, Idul Fitri, Zakat, dan berbagai istilah yang berkaitan dengan bulan puasa. Namun, apakah kamu tahu bahwa selain istilah yang sudah disebutkan di atas, ternyata ada satu yang tidak boleh terlewatkan, yaitu Fidyah. Apa itu Fidyah? 

Dalam bahasa Arab, Fidyah memiliki arti mengganti atau menebus. Berdasarkan istilahnya, fidyah mengandung makna harta benda yang wajib diberikan kepada orang miskin sebagai pengganti ibadah yang ditinggalkan. Berkaitan dengan bulan Ramadhan, Fidyah artinya seorang muslim wajib membayar denda karena tidak melaksanakan kewajiban berpuasa. 

Lantas, siapa saja yang diperkenankan untuk mengganti ibadah puasa dengan Fidyah? 

  • Orang tua renta yang tidak mampu untuk berpuasa
  • Orang dengan sakit parah yang kemungkinan sembuhnya kecil 
  • Ibu hamil atau menyusui 
  • Orang yang telah wafat dan memiliki hutang puasa
  • Orang yang Qadha’ puasa setelah bulan Ramadhan

Setelah mengetahui siapa saja yang diperbolehkan untuk membayar dengan Fidyah, tentunya kamu juga harus memahami besaran Fidyah yang harus dibayarkan dan bagaimana cara membayarnya. 

Bagaimana cara menghitung dan membayar besaran Fidyah?

Imam Malik, Imam As-Syafi’i menyampaikan bahwa besaran fidyah wajib setara 1 mid gandum atau sekitar 675 gram gandum. Terdapat sumber lain yang menyatakan besarannya 2 mud gandum. Namun akhirnya perhitungan Fidyah yang umum digunakan adalah 1,5 kg untuk membayar satu kali puasa yang ditinggalkan. 

Jika ingin membayar Fidyah dengan uang, berdasarkan SK ketua Baznas Nomor 7 Tahun 2021 mengenai Zakat Fidyah untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya kamu dapat membayar sebesar RP 45.000 rupiah/ orang sebagai ganti satu hari puasa yang ditinggalkan. Dalam teknis pembayaran Fidyah, kamu dapat memilih sesuai dengan kemampuan. Misalnya ingin membayar per hari atau sekaligus satu bulan. 

Begitulah penjelasan mengenai Fidyah yang wajib ditunaikan oleh umat muslim. Seperti yang didasarkan kepada firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala: 

وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ

“Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.” (QS. Al-Baqarah: 184)

Jadi, jangan lupa untuk membayarkan Fidyahmu ya! 

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

Sigma Siaga

Online

Sigma Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00
Scroll to Top