Wabah PMK Jelang Idul Adha

Menjelang Idul Adha, kita harus betul-betul memerhatikan hewan yang akan dikurbankan. Apalagi, saat ini tengah ramai wabah PMK yang menyerang banyak hewan ternak, antara lain sapi, gaja, rusa, kambing, domba, dan sebagainya. Mengutip laman bogorkab.go.id, PMK dikenal sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) dan Apthtae Epizooticae. Ini penyakit hewan menular bersifat akut yang disebabkan virus.

Dilansir dari laman jatengprov.go.id, PMK memiliki dua kategori gejala, yakni gejala klinis ringan dan klinis berat. Gejala klinis ringan ditandai dengan pelepuhan ringan pada celah kuku, kondisi lesu, tidak bernafsu makan, dan mengeluarkan air liur lebih banyak dari biasanya.

Untuk gejala klinis besar, biasanya ditandai dengan kuku hewan yang melepuh hingga lepas, pincang, sangat kurus, sampai tidak mampu berjalan.

erikut ciri-ciri beberapa hewan yang terjangkit PMK:

Pada ternak sapi

  • Demam mencapai 41 derajat celsius, tak nafsu makan, menggigil, penurunan produksi susu drastis pada sapi perah untuk 2-3 hari.
  • Menggosokkan bibir, menggeretakkan gigi, leleran mulut, suka menendangkan kaki yang disebabkan oleh vesikula (lepuh) pada membrane mukosa hidung dan bukal serta antara kuku.
  • Setelah 24 jam, vesikula itu pecah setelah terjadi erosi.
  • Vesikula bisa juga terjadi pada kelenjar susu.
  • Proses penyembuhan umumnya terjadi antara 8 – 15 hari.
  • Terjadi komplikasi, seperti erosi di lidah, superinfeksi dari lesi, mastitis dan penurunan produksi susu permanen, myocarditis, abotus kematian pada hewan muda, kehilangan berat badan permanen, kehilangan kontrol panas.

Pada ternak domba dan kambing

Ciri-ciri kambing dan domba yang terjangkit PMK, seperti lesi atau kerusakan jaringan pada kaki kurang terlihat, lesi pada sekitar gigi domba, serta kematian pada hewan muda.

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

Sigma Siaga

Online

Sigma Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00
Scroll to Top