Wakaf dan Sedekah Jariyah, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Utama?

Wakaf dan sedekah jariyah merupakan amalan yang sering dibicarakan, dilihat, dan dilaksanakan oleh orang-orang di sekitar kita. Namun, masih banyak yang belum mengetahui perbedaan di antara keduanya.

Banyak orang yang masih bingung tatkala dihadapkan dengan pertanyaan tersebut, beberapa juga mungkin berpikir bahwa wakaf dan sedekah jariyah merupakan istilah yang sama.

Hal tersebut tidak sepenuhnya salah dan tidak sepenuhnya benar. Simak penjelasannya berikut ini!

Wakaf dan Sedekah Jariyah

Sedekah jariyah merupakan bentuk sedekah yang pahalanya akan terus mengalir, bahkan saat orang tersebut sudah meninggal dunia.

Sedekah jariyah sendiri merupakan salah satu jenis dari sedekah, yaitu amalan yang dilakukan dengan mengeluarkan sebagian dari yang kita punya untuk membantu orang lain di jalan Allah.

Sedekah layaknya meminjamkan hal yang kita keluarkan tersebut kepada Allah, dan Allah akan senantiasa membalasnya dengan berlipat ganda.

Sementara itu, wakaf merupakan salah satu bagian dari sedekah jariyah atau bisa dikatakan sebagai bentuk dan realisasi dari sedekah jariyah itu sendiri.

Wakaf memiliki arti memindahkan hak milik yang asalnya pribadi menjadi milik orang lain atau badan tertentu yang nantinya akan digunakan untuk kepentingan masyarakat banyak.

Berdasarkan perumpamaan sedekah yang berarti meminjamkan harta kepada Allah, biasanya harta yang diwakafkan akan beratasnamakan Allah SWT dan dipergunakan untuk kemaslahatan umat.

Contoh dari wakaf sendiri adalah sebidang tanah yang diberikan kepada suatu lembaga untuk dijadikan pesantren atau masjid. Nantinya, orang-orang yang berbuat baik di atas tanah tersebut akan mengalirkan pahala pada pewakaf.

Mengenai mana yang lebih utama, tentu saja keduanya memiliki keutamaan yang sama karena wakaf merupakan bagian dari sedekah jariyah.

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

Sigma Siaga

Online

Sigma Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00
Scroll to Top