Hukum

Hukum dan Tata Cara Sujud Sahwi yang Benar

Hukum dan Tata Cara Sujud Sahwi yang Benar

Seorang muslim baru saja menyelesaikan shalatnya. Setelah mengucapkan salam, ia tiba-tiba teringat bahwa di tengah shalat tadi sempat ragu apakah ia sudah mengerjakan tiga atau empat rakaat. Keraguan itu membuatnya gelisah dan bertanya-tanya, “Apakah shalatku masih sah? Haruskah aku mengulanginya?”

Keesokan harinya, ia bertanya kepada seorang ustaz. Ia pun mendapat penjelasan bahwa Islam adalah agama yang penuh kasih sayang dan kemudahan. Rasulullah ﷺ mengajarkan sujud sahwi sebagai penyempurna shalat ketika seseorang lupa atau ragu dalam pelaksanaannya.

Sejak memahami hal itu, ia tidak lagi panik ketika mengalami kelupaan saat shalat. Ia belajar bahwa yang terpenting adalah mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ agar ibadah tetap sempurna sesuai syariat.

Allah SWT berfirman:

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
(QS. Al-Baqarah: 286)

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Apabila salah seorang di antara kalian ragu dalam shalatnya, lalu tidak mengetahui berapa rakaat yang telah dikerjakannya, tiga atau empat rakaat, maka hendaklah ia membuang keraguannya dan mengambil yang diyakini, kemudian sujud dua kali sebelum salam.”
(HR. Muslim)

Dalam beberapa riwayat lain, Rasulullah ﷺ juga pernah melakukan sujud sahwi ketika terjadi kelupaan dalam shalat.
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hukum dan Tata Cara Sujud Sahwi

Sujud sahwi adalah sunnah yang disyariatkan untuk menyempurnakan shalat ketika terjadi kelupaan atau keraguan tertentu.

Sujud sahwi dilakukan ketika:

  • Lupa melakukan sunnah ab’adh dalam shalat, seperti tasyahud awal.
  • Ragu terhadap jumlah rakaat yang telah dikerjakan.
  • Terjadi penambahan atau pengurangan dalam shalat karena lupa.

Tata caranya:

  • Lakukan dua kali sujud, sebagaimana sujud dalam shalat.
  • Membaca bacaan sujud seperti biasa.
  • Pada sebagian keadaan dilakukan sebelum salam, dan pada keadaan lainnya setelah salam, sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ.
  • Jika ragu jumlah rakaat, ambillah jumlah yang paling diyakini (yang lebih sedikit), lalu sempurnakan shalat dan lakukan sujud sahwi.
Pelajaran Penting
  • Lupa adalah sifat manusia, dan Islam memberikan solusi yang penuh kemudahan.
  • Jangan terburu-buru mengulang shalat hanya karena muncul keraguan.
  • Mempelajari fikih shalat membantu kita beribadah dengan lebih tenang dan benar.
  • Mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ adalah cara terbaik untuk menyempurnakan ibadah.
  • Ilmu agama akan membuat ibadah semakin khusyuk dan sesuai tuntunan.
Pesan UtamaHukum

Sujud sahwi mengajarkan bahwa Islam tidak mempersulit umatnya. Ketika terjadi kelupaan dalam shalat, Allah memberikan jalan untuk menyempurnakannya tanpa harus merasa putus asa atau terbebani. Karena itu, teruslah belajar tentang tata cara ibadah agar setiap shalat yang kita kerjakan semakin berkualitas dan diridhai Allah.

Sebagaimana kita berusaha menyempurnakan ibadah, mari sempurnakan pula kepedulian kepada sesama.

Salurkan donasi terbaik Anda untuk membantu yatim dan dhuafa mendapatkan pendidikan agama, belajar Al-Qur’an, serta menjalankan ibadah dengan lebih baik. Semoga setiap kebaikan yang kita berikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

SIGMA Siaga

Online

SIGMA Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00
Scroll to Top