Kenapa

Kenapa Kita Lebih Mudah Mengingat Kesalahan Orang daripada Kebaikannya?

Kenapa Kita Lebih Mudah Mengingat Kesalahan Orang daripada Kebaikannya?

Seseorang pernah melakukan banyak hal baik kepada kita.

Ia pernah membantu ketika kita kesulitan, mendengarkan cerita saat kita sedang terpuruk, bahkan hadir ketika orang lain memilih pergi.

Namun suatu hari, ia melakukan satu kesalahan.

Anehnya, satu kesalahan itu justru terasa lebih besar daripada puluhan kebaikan yang pernah diberikan.

Kita mulai mengingatnya.

“Dia pernah melakukan itu kepadaku.”

Padahal, kalau dihitung kembali, kebaikannya jauh lebih banyak.

Inilah salah satu kelemahan manusia: kita bisa begitu mudah menyimpan luka, tetapi cepat melupakan kebaikan.

Karena itu, sebelum menilai seseorang hanya dari satu kesalahan, mungkin kita perlu berhenti dan mengingat kembali seluruh kebaikan yang pernah ia lakukan.

Allah SWT berfirman:

“Jadilah pemaaf, perintahkanlah (orang-orang) berbuat makruf, dan berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.”
(QS. Al-A’raf: 199)

Allah SWT juga berfirman:

“Hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu?”
(QS. An-Nur: 22)

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa tidak menyayangi, maka ia tidak akan disayangi.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Belajar Melihat Kebaikan Orang Lain
  • Jangan biarkan satu kesalahan menghapus seluruh kebaikan seseorang.
  • Berikan ruang bagi orang lain untuk memperbaiki diri.
  • Bedakan antara menolak kesalahan dan membenci orangnya.
  • Ingat bahwa kita pun pernah melakukan kesalahan.
  • Belajar memaafkan tanpa harus membenarkan perbuatan yang salah.
  • Biasakan mengingat kebaikan orang lain sebagai bentuk syukur.
Kenapa

 

Renungan

Kita ingin orang lain memahami kesalahan kita sebagai bagian dari proses.

Maka, mengapa kita begitu sulit memberikan kesempatan yang sama kepada orang lain?

Manusia bukan kumpulan dari satu kesalahan.

Ada perjuangan, kebaikan, dan sisi baik yang mungkin tidak selalu kita lihat.

Hari ini, coba ingat seseorang yang pernah berbuat baik kepadamu tetapi pernah mengecewakanmu.

Sebelum mengingat kesalahannya, ingat dulu.

Mungkin hati kita akan menjadi sedikit lebih lapang.

Kebaikan tidak selalu harus dibalas oleh orang yang sama.

Mari wujudkan kebaikan bersama Yayasan SIGMA.

Salurkan donasi untuk membantu yatim dan dhuafa melalui program pendidikan, pangan, santunan, serta berbagai kegiatan sosial kemanusiaan.

Karena ketika kita memilih untuk tetap berbuat baik, kita tidak hanya membantu orang lain kita juga sedang melatih hati agar semakin dekat dengan akhlak yang Allah cintai.

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

SIGMA Siaga

Online

SIGMA Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00