Hidup

Hidup Seimbang: Kunci Sehat Menurut Ajaran Islam

Hidup Seimbang: Kunci Sehat Menurut Ajaran Islam

Setiap hari, seorang ibu memulai aktivitasnya sejak subuh. Ia menyiapkan sarapan untuk keluarga, mengantar anak ke sekolah, mengurus pekerjaan rumah, lalu menyempatkan waktu untuk beribadah. Namun, ada masa di mana ia merasa lelah, mudah sakit, dan emosinya tidak stabil.

Ia pun mulai merenung. Mungkin selama ini ia terlalu fokus pada pekerjaan rumah, tetapi melupakan waktu istirahat. Kadang ia terlalu sibuk, hingga makan pun tidak teratur. Ibadah pun dilakukan dengan tergesa-gesa.

Perlahan, ia mencoba mengubah kebiasaannya. Ia mulai mengatur waktu dengan lebih baik. Ia menyempatkan istirahat yang cukup, makan dengan teratur, dan memberikan waktu khusus untuk ibadah tanpa tergesa. Hasilnya, tubuhnya terasa lebih ringan, pikirannya lebih tenang, dan suasana rumah pun terasa lebih damai.

Ia menyadari bahwa hidup yang seimbang bukan hanya membuat tubuh sehat, tetapi juga menghadirkan ketenangan hati.

Islam mengajarkan keseimbangan dalam segala aspek kehidupan. Allah ﷻ berfirman dalam QS. Al-Baqarah: 143:

“Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu umat pertengahan (wasath)…”

Hidup

Konsep wasath atau keseimbangan menjadi prinsip penting dalam kehidupan seorang Muslim. Keseimbangan ini mencakup berbagai aspek, seperti:

  • Keseimbangan antara ibadah dan aktivitas dunia.

  • Keseimbangan antara bekerja dan beristirahat.

  • Keseimbangan dalam makan dan menjaga kesehatan.

  • Keseimbangan antara kebutuhan diri dan kepedulian terhadap sesama.

Hidup yang berlebihan dalam satu sisi sering kali membawa dampak buruk, baik bagi tubuh maupun jiwa. Sebaliknya, hidup yang seimbang akan menjaga kesehatan, ketenangan, dan keberkahan.

Sering kali kita berpikir bahwa hidup sehat hanya soal makanan bergizi atau olahraga. Padahal, kesehatan juga berkaitan dengan keseimbangan hidup secara keseluruhan.

Tubuh yang lelah karena kurang istirahat, pikiran yang penat karena tekanan pekerjaan, atau hati yang kosong karena lalai beribadah semua itu dapat mengganggu kesehatan.

Hidup seimbang berarti memberi setiap bagian kehidupan haknya. Tubuh berhak atas istirahat. Jiwa berhak atas ibadah. Keluarga berhak atas perhatian. Dan sesama manusia berhak atas kepedulian.

Ketika keseimbangan itu terjaga, hidup terasa lebih ringan, hati lebih damai, dan tubuh pun lebih kuat menjalani aktivitas.

Mari wujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera.
Dukung program kesehatan dan gizi bagi keluarga prasejahtera melalui donasi, agar lebih banyak orang merasakan hidup yang seimbang, sehat, dan penuh keberkahan.

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

SIGMA Siaga

Online

SIGMA Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00
Scroll to Top