Bagaimana Mengatur Keuangan Menurut Syariat Islam?

Sebagai umat muslim, dalam melaksanakan segala aspek kehidupan kita harus mengedepankan syariat Islam. Tentu saja mengatur keuangan menjadi salah satu aspek penting yang telah diatur dalam hadits serta Al-Quran. Mengatur keuangan sesuai dengan syariat Islam ini dimaksudkan agar umat muslim dapat melakukan perhitungan dengan baik tanpa mengalami suatu kerugian. Lantas, bagaimana cara mengatur keuangan menurut syariat Islam?

  1. Menabung 

“Simpanlah sebagian dari harta kamu untuk kebaikan masa depan kamu, karena itu jauh lebih baik bagimu.” (H.R Bukhari). Berdasarkan riwayat tersebut, kita tahu bahwa menabung merupakan sesuatu yang dianjurkan. Sebab menabung memiliki banyak manfaat yang bisa kita rasakan, khususnya jika uang sudah terkumpul dengan banyak. Selain itu, menabung juga dapat membuat hidup kita aman apabila sewaktu-waktu muncul masalah yang membutuhkan uang banyak. Tidak perlu mematok uang tabungan terlalu tinggi, kita bisa mulai menabung dengan uang 10.000 rupiah. Selamat mencoba. 

  1. Formula 1-1-1

Formula 1-1-1 mungkin terasa asing bagi kita ya, namun ternyata formula ini 

dapat membantu kita untuk mengatur keuangan dengan lebih baik, lho. Jadi, formula 1-1-1 merupakan rumus yang diciptakan oleh sahabat Nabi, yakni Salman Al-Farisi. Sebuah riwayat menyampaikan bahwa beliau memiliki uang sebanyak 1 dirham untuk digunakan sebagai modal membuat anyaman yang dijual seharga 3 dirham. Lalu, pendapatannya tadi dibagi menjadi: 1 dirham untuk keperluan keluarganya, 1 dirham untuk sedekah dan sisanya 1 dirham untuk digunakan sebagai modal kembali.

Formula ini dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, caranya dengan membagi tiga pendapatan yang dimiliki. Misalnya, ⅓ untuk kebutuhan sehari-hari, ⅓ untuk menabung, dan ⅓ nya lagi untuk bersedekah. 

  1. Bersedekah

Artikel inspiratif dalam halaman website Sigma, kerap menulis tentang indahnya bersedekah. Ya, sebab bersedekah memang seindah dan seberkah itu. Sebagai umat muslim, dalam mengatur keuangan kita tidak boleh melupakan kewajiban bersedekah. Hal ini ditegaskan dalam suatu hadist yang berbunyi: “Bersedekahlah kalian, karena sesungguhnya sedekah dapat menambah harta yang banyak. Maka bersedekahlah kalian, niscaya Allah menyayangi kalian”. (Al-Wasail 6: 255, hadis ke 11). Maka, sisihkanlah sebagian pendapatan untuk bersedekah. Selain itu, sedekah merupakan ungkapan syukur kepada Allah SWT. 

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

Sigma Siaga

Online

Sigma Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00
Scroll to Top