Keajaiban Sedekah di Zaman Nabi Musa

Kita pasti pernah sesekali bertanya-tanya tentang kehidupan di zaman Nabi. Bagaimana suasananya? Bagaimana amalan-amalan yang sekarang kita laksanakan di laksanakan juga oleh para Nabi? Dan bagaimana saat beliau melakukan sedekah. Nabi Musa merupakan salah satu Nabi yang memiliki kisah tentang keajaiban bersedekah. Yuk, kita simak kisahnya agar lebih semangat dalam bersedekah.

Pada zaman Nabi Musa, hiduplah sepasang suami istri yang mengalami kekurangan selama bertahun-tahun. Meskipun kehidupan mereka terasa sangat miskin, namun mereka tetap sabar dan beharap suatu hari mereka dapat keluar dari kemiskinan ini.

Kemudian, suatu hari saat sepasang suami istri tersebut sedang beristirahat, sang istri bertanya kepada suaminya. “Bukankah Musa itu Nabi Allah dan bisa berbicara dengannya?” Sang suami pun mengangguk. Pertanyaan tersebutlah yang membawa mereka mendatangi Nabi Musa keesokan harinya. Mereka berharap Nabi Musa dapat menyampaikan permintaan mereka kepada Allah SWT.

Saat bertemu Nabi Musa mereka pun mengutarakan apa yang diinginkan. Nabi Musa mengiyakan lantas bermunajat kepada Allah serta menyampaikan harapan sepasang suami itu. Allah pun menjawab permohonan Nabi Musa. Allah berfirman: “Wahai Musa, sampaikan kepada mereka bahwa Aku telah mengabulkan permintaan mereka dan Aku akan memberi mereka kekayaan, tetapi selama satu tahun saja. dan setelah satu tahun, Aku akan kembalikan mereka menjadi orang miskin.”

Mendengar hal tersebut pasangan suami istri itu pun sangat senang dan bersyukur. Dan benar, beberapa hari kemudian rezeki datang begitu saja melalui hal yang tidak terduga. Selama menjadi orang kaya, untunglah mereka tidak lupa dengan apa yang disampaikan Allah SWT, bahwa mereka akan kembali miskin dalam setahun.

Oleh karena itu, sang istri mengusulkan kepada suaminya untuk membagikan harta-harta mereka kepada fakir miskin serta menyantuni anak yatim selagi mereka masiih memiliki banyak harta. Hal tersebut akhirnya benar-benar terealisasi dengan pembangunan rumah singgah untuk para musafir. Mereka menyambut setiap musafir yang datang dan memberikan makan serta tempat tinggal siang maupun malam secara cuma-cuma.

Kesibukan tersebut membuat sepasang suami istri tersebut merupakan tengat dari waktu yang telah ditetukan, bahwa mereka akan kembali miskin dalam satu tahun. Nabi Musa pun heran melihat hal itu dan menanyakan kepada Allah SWT.

“Wahai Rabb, Engkau telah menetapkan syarat kepada mereka hanya satu tahun. Sekarang, sudah lewat satu tahun tetapi mereka tetap hidup kaya?”

Allah berfirman: “Wahai Musa, Aku membuka satu pintu di antara pintu-pintu rezeki kepada keluarga tersebut, lalu mereka membuka tujuh pintu untuk membantu hamba-hamba-Ku. Wahai Musa! Aku merasa malu kepada mereka. Wahai Musa! Apakah mungkin hamba-Ku lebih dermawan dari-Ku?”

Lantas Nabi Musa menjawab:
سبحانك اللهم ماأعظم شأنك وأرفع مكانك
“Maha Suci Engkau Ya Allah, betapa Maha Mulia urusan-Mu dan Maha Tinggi kedudukan-Mu”

Dengan mengetahui cerita tersebut kita tahu bahwa dengan bersedekah rezeki kita pun akan terus mengalir. Maka dari itu, jangan takut untuk bersedekah.

Dalam Al-Qur’an, Allah Ta’ala berfirman:
وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (QS Saba’: 39).

Menyantuni anak yatim merupakan sedekah dengan keutamaan yang luar biasa, kunjungi https://yayasansigma.or.id/berdonasi/ untuk berdonasi bersama Yayasan Sigma.

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

SIGMA Siaga

Online

SIGMA Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00
Scroll to Top