Macam-Macam Penyebab Maag Kambuh Saat Berpuasa

Berpuasa di bulan Ramadhan tentunya menjadi sebuah kewajiban bagi umat Islam dan karena itu, maka berpuasa dengan maksimal menjadi tujuan utama para muslim di bulan penuh berkah tersebut. Namun, terdapat berbagai macam hal yang dapat membuat ibadah puasa kita menjadi tidak maksimal, salah satunya adalah penyakit-penyakit yang menyerang dan mengganggu kelangsungan ibadah yang sedang dijalankan.

Salah satu dari penyakit tersebut adalah maag. Penyakit yang kerap kali kambuh ini akan mengganggu aktivitas berpuasa, belum lagi cara pengobatannya yang dapat membatalkan ibadah kita, yaitu meminum obat tentunya. Untuk itu perlu diketahui penyebab dari kambuhnya maag agar ibadah puasa kita bisa berjalan lancar.

Maag merupakan penyakit pada lambung yang bisa terjadi karena perubahan pola makan yang signifikan. Lebih tepatnya, kondisi ini disebabkan karena faktor tertentu yang menyebabkan peningkatan asam lambung ketika perut kosong karena menahan lapar dan haus. Apabila perut sedang kosong dan asam lambung mengalami peningkatan, maka zat tersebut akan mudah untuk membuat lambung kita iritasi dan hal tersebut mengakibatkan rasa perih pada lambung.

Maka dari itu, ada baiknya jika kita menghindari faktor-faktor penyebab meningkatnya asam lambung dan mencegah penyakit maag untuk kambuh. Karena dengan begitu puasa kita akan lebih maksimal dan berjalan lancar. Berikut faktor-faktor kambuhnya maag saat sedang menjalani puasa di bulan Ramadhan.

Menyantap Makanan yang Dapat Memicu Maag

Terdapat beberapa makanan yang dapat memicu kambuhnya maag dan jika ingin menghindari penyakit ini, tentunya makanan ini pun harus kita hindari. Terdapat ciri-ciri khusus untuk makanan tersebut, antara lain makanan ini merupakan makanan yang digoreng, pedas, panas, berlemak, dan asam. Makanan seperti ini diketahui dapat memicu kambuhnya maag karena dapat membuat saluran pencernaan kita iritasi, jadi agar puasa kita maksimal ada baiknya untuk menghindari makanan dengan ciri-ciri yang telah disebutkan.

Melewatkan Sahur

Selanjutnya, bagi yang mengalami kesulitan untuk bangun saat sahur, dianjurkan untuk berusaha lebih keras lagi, karena sahur menjadi hal yang penting untuk keberlangsungan puasa kita. Jika tidak sahur, maka kondisi lambung yang kosong akan bertambah lama, dan akan memicu kambuhnya penyakit maag. Selain itu Rasulullah SAW juga sangat menganjurkan kita untuk menjalankan sahur, pada haditsnya beliau bersabda:

“Bersahur itu adalah suatu keberkahan, maka janganlah kamu meninggalkannya, walaupun hanya dengan seteguk air, karena Allah dan para malaikat bershalawat atas orang-orang yang bersahur (makan sahur).” (HR Ahmad).

Tidur Setelah Sahur

Menahan kantuk setelah menyantap makanan kadang memang terasa sulit. Namun, untuk menghindari kambuhnya maag, maka tidur setelah sahur tidak dianjurkan. Selain itu tidur setelah sahur juga dapat menyebabkan peningkatan asam lambung menuju ke kerongkongan, juga dapat menyebabkan mual bahkan muntah.

Makan Secara Berlebihan

Berbuka adalah salah satu momen yang paling ditunggu saat kita sedang berpuasa. Sering kali karena telah menahan lapar dan haus seharian penuh, kita menyantap terlalu banyak makanan, sayangnya hal ini tidak dianjurkan. Makan secara berlebihan tidak dianjurkan karena dapat memicu naiknya asam lambung setelah perut kosong dengan waktu yang lama. Selain itu makan secara berlebih pun tak dianjurkan oleh Allah SWT.

 “Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan,” QS. Al A’raaf ayat 31.

Terlambat Berbuka Puasa

Kesibukan kita sehari-hari seringkali menghalangi waktu kita untuk berbuka puasa dengan tepat waktu. Namun hal ini tetap harus dihindari demi kesehatan kita sendiri, karena terlambat berbuka dapat membuat perut kita kosong lebih lama dan selanjutnya asam lambung akan naik dan membuat penyakit maag kambuh. Selain itu menyegerakan berbuka puasa merupakan sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Terdapat hadits yang menyebutkan bahwa:

“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari no 1957 – Muslim no. 1098).

Penyakit Maag senantiasa mengganggu berbagai macam aktivitas kita, salah satunya adalah berpuasa. Maka untuk ibadah puasa yang maksimal, penyakit tersebut haruslah dihindari dan salah satu cara menghindarinya adalah dengan menjauhi penyebab-penyebab kambuhnya penyakit tersebut.

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

Sigma Siaga

Online

Sigma Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00
Scroll to Top