Manfaat Sholat Tasbih di Bulan Ramadhan Berikut Tata Caranya

Sholat tasbih merupakan salah satu sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW yang pengerjaannya dapat dilakukan baik siang maupun malam hari. Ibadah ini sendiri sangat dianjurkan untuk dikerjakan pada malam Nisfu Syaban, namun tidak ada salahnya jika ibadah ini dilakukan pada malam atau siang hari pada bulan Ramadhan, mengingat Allah SWT menganjurkan kita untuk memperbanyak amalan di bulan yang suci ini karena segala pahala yang didapat akan dilipat gandakan.

Pada pelaksanaannya sendiri, di dalam sholat tasbih, seseorang harus mengucapkan kalimat tasbih sebanyak 300 kali. Terdapat tata caranya sendiri dalam pengucapan kalimat tasbih tersebut. Selain itu ibadah ini dapat menghapus sepuluh macam dosa yang kita perbuat. Rasulullah SAW bersabda:

“Wahai Abbas, pamanku, sukakah paman, aku beri, aku ajari 10 macam kebaikan yang dapat menghapus 10 macam dosa? Jika Paman mengerjakan hal tersebut, Allah akan mengampuni dosa-dosa Paman, baik yang awal maupun yang akhir, baik yang sudah lalu maupun yang akan datang, baik yang disengaja maupun tidak, baik yang kecil maupun yang besar, baik yang samar-samar maupun yang terang-terangan.”

Untuk tata cara dan lebih lanjutnya mengenai sholat tasbih, mari baca kelanjutan dari artikel ini.

Jumlah Rakaat Pada Sholat Tasbih

Sholat tasbih dikerjakan dengan jumlah 4 (empat) rakaat. Pengerjaannya sendiri dapat kita bagi menjadi 2 (dua) rakaat yang dilakukan sebanyak dua kali, atau langsung dikerjakan dalam empat rakaat sekaligus. Imam Nawawi menyebutkan, “Bila shalat dilakukan pada malam hari maka lebih kusukai bila bersalam dalam dua rakaat. Namun bila (dilakukan) pada siang hari maka bila mau bersalam (dalam dua rakaat) dan bila mau maka tidak bersalam (dalam dua rakaat).”

Banyak Tasbih yang Dibaca

Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa dalam shalat tasbih terdapat kalimat tasbih yang harus dibaca sebanyak 300 kali. Namun dalam pengerjaannya, pembacaan kalimat tasbih itu sendiri memiliki tata cara yang harus dipatuhi.

Shalat tasbih sendiri memiliki empat rakaat, dan 300 bacaan tasbih tersebut dibagi pada tiap-tiap rakaat yang terdapat pada ibadah tersebut. Jadi dapat disimpulkan bahwa tiap rakaat pada shalat tasbih, kita membaca sebanyak 75 kalimat tasbih. Setelah itu 75 kalimat tasbih tersebut juga dibagi-bagi kepada setiap gerakan shalat yang dilakukan, seperti setelah surat Al-Fatihah dan surat pendek, tasbih dibaca sebanyak 15 kali, lalu usai tasbih rukuk, iktidal, tasbih sujud pertama, duduk di antara dua sujud, tasbih sujud kedua, dan duduk istirahat sebelum berdiri melanjutkan rakaat, kita membaca kembali tasbih namun kali ini hanya 10 kali dalam setiap gerakan.

Nabi Muhammad SAW juga bersabda tentang tata cara pelaksanaan shalat tasbih, begini sabdanya:

“10 macam kebaikan itu adalah, Paman mengerjakan shalat 4 rakaat, dan setiap rakaat membaca Al Fatihah dan surat, apabila selesai membaca itu, dalam rakaat pertama dan masih (dalam posisi) berdiri, bacalah “Subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar” sebanyak 15 kali, lalu rukuk, dan dalam ruku membaca bacaan seperti itu sebanyak 10 kali, kemudian mengangkat kepala dari rukuk (iktidal) juga membaca itu 10 kali, lalu sujud juga membaca 10 kali, setelah itu mengangkat kepala dari sujud (duduk di antara dua sujud) juga membaca 10 kali, lalu sujud juga membaca 10 kali, kemudian mengangkat kepala dan membaca 10 kali, jumlahnya ada 75 kali dalam setiap rakaat, paman dapat melakukannya dalam 4 rakaat.” (H.R. Abu Dawud).

Bacaan Niat Shalat Tasbih

Karena shalat tasbih memiliki dua macam cara dalam menjalankannya, yakni empat rakaat yang dibagi kedalam dua bagian dan empat rakaat utuh, maka niat untuk keduanya pun berbeda. Berikut niat untuk dua jenis shalat tasbih tersebut.

Niat untuk shalat dengan tata cara empat rakaat utuh:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى 

Ushalli sunnat tasbīhi arba‘a rak‘ātin lillāhi ta‘ālā. 

Artinya, “Aku menyengaja shalat sunnah tasbih empat rakaat karena Allah Ta’ala.”

Niat shalat tasbih dengan tata cara empat rakaat yang dibagi dalam dua bagian:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى 

Ushalli sunnat tasbīhi rak‘ataini lillāhi ta‘ālā. 

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tasbih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Itulah manfaat dan tata cara shalat tasbih untuk umat Islam. Shalat tasbih dapat menghapus sepuluh macam dosa dan tentunya menambahkan amalan kita. Pada bulan Ramadhan seperti ini tentunya pahala yang kita dapat jika melakukan shalat tasbih pun akan berlipat ganda, maka dari itu tak ada salahnya untuk menunaikan ibadah tersebut agar amalan kita semua di bulan Ramadhan semakin maksimal.

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

Sigma Siaga

Online

Sigma Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00
Scroll to Top