Memahami Sedekah Jariyah dan Makna yang Terkandung di Dalamnya!

Sedekah jariyah merupakan salah satu bentuk dari sedekah, yaitu amalan baik yang dilakukan dengan cara mengeluarkan sebagian dari yang kita miliki untuk membantu orang lain.

Keutamaannya sendiri adalah dapat terus memberikan amal bahkan saat orang yang bersedekah meninggal dunia. Hal tersebut tertulis dalam sebuah hadis:

Apabila anak cucu Adam itu mati, maka terputuslah semua amalnya, kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, anak yang soleh yang memohonkan ampunan untuknya (Ibu dan bapaknya), dan ilmu yang berguna setelahnya“. (HR. Muslim)

Berdasarkan hadis tersebut, dapat dikatakan bahwa sedekah jariyah merupakan amalan yang pahalanya tidak akan terputus meski orang yang bersedekah sudah meninggal dunia.

Setelah mengetahui keutamaannya, mari pelajari makna dari sedekah jariyah itu sendiri.

Makna sedekah jariyah

Jika dilihat secara tata bahasa, istilah ini terdiri atas dua kata, yaitu “sedekah” dan “jariyah”.

Allah SWT telah banyak menulis tentang sedekah yang kerap ditulis dengan istilah lain, seperti shidqah atau shodaqoh. Arti dari kata tersebut adalah pemberian atau pinjaman yang baik (qardhul hasan).

Berdasarkan hal tersebut, maka dapat dikatakan bahwa orang yang bersedekah sama dengan orang yang meminjamkan hartanya kepada Allah.

Tentu saja, Allah akan mengembalikan pinjaman milik hambanya tersebut dengan berlipat ganda, dan dalam bentuk yang beragam.

Sementara itu, kata “jariyah” berarti mengalir atau tidak terputus. Dalam konteks ini, hal yang mengalir terus tidak terputus adalah pahala dari sedekah.

Maka dari itu, sedekah jariyah merupakan amalan yang mengeluarkan sebagian harta di jalan Allah dan akan dikembalikan oleh Allah dengan berlipat ganda dan pahala yang terus mengalir tidak terputus.

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

SIGMA Siaga

Online

SIGMA Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00
Scroll to Top