Kapan Malam Nisfu Sya’ban Tiba dan Apa yang Sebaiknya Kita Lakukan?
Setiap memasuki pertengahan bulan Sya’ban, banyak orang mulai bertanya-tanya. Kapan sebenarnya malam Nisfu Sya’ban tiba? Amalan apa yang sebaiknya dilakukan? Dan bagaimana cara menyikapinya agar tetap sesuai tuntunan, tanpa berlebihan namun juga tidak melewatkan kebaikan?
Keraguan ini wajar. Sebab kita ingin beribadah dengan tenang tidak asal ikut-ikutan, tetapi juga tidak ingin kehilangan momentum pengampunan yang berharga. Di sinilah pentingnya memahami makna Nisfu Sya’ban dengan ilmu dan hati yang lapang.
Malam Nisfu Sya’ban jatuh pada malam tanggal 15 bulan Sya’ban, yaitu sejak maghrib tanggal 14 hingga fajar tanggal 15 Sya’ban.
Dalam HR. Al-Baihaqi, disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
“Allah melihat kepada seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban, lalu Dia mengampuni semua hamba-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang menyimpan permusuhan.”
Hadis ini dipahami oleh banyak ulama sebagai anjuran untuk memperbanyak istighfar, doa, dan introspeksi diri. Amalan yang dianjurkan pada malam ini antara lain:
-
memohon ampunan dan memperbaiki hubungan dengan sesama,
-
memperbanyak doa dan dzikir,
-
menghidupkan malam dengan ibadah secukupnya tanpa keyakinan khusus yang berlebihan.
Intinya, Nisfu Sya’ban adalah malam memperbaiki hati, bukan ajang ritual yang memberatkan.
Memohon ampunan akan lebih bermakna jika disertai kepedulian.
Mari lengkapi doa-doa kita di malam Nisfu Sya’ban dengan sedekah dan kebaikan nyata. Bersama Yayasan Sigma, jadikan momentum ini sebagai awal menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh harapan.



