Ramadhan, Bulan Saat Kebaikan Dilipat gandakan
Saat fajar menyingsing, suasana terasa berbeda. Masjid lebih hidup, tangan lebih ringan untuk berbagi, dan hati terasa lebih dekat dengan Allah. Di bulan suci ini, semangat amal seakan tumbuh tanpa diminta. Orang-orang berlomba memberi makan berbuka, menyisihkan rezeki untuk sedekah, dan memperbanyak kebaikan bukan karena ingin dilihat, tetapi karena ingin diridhai.
Ramadhan mengajarkan bahwa kebaikan sekecil apa pun memiliki makna besar. Senyum kepada sesama, sepiring makanan untuk yang membutuhkan, hingga donasi yang mungkin terasa sederhana semuanya menjadi cahaya yang menghasilkan perjalanan iman.
Rasulullah ﷺ bersabda dalam HR. Bukhari :
“Apabila datang bulan Ramadhan, pintu-pintu surga terbuka, pintu-pintu neraka tertutup, dan setan-setan dibelenggu.”
Hadis ini menegaskan bahwa Ramadhan adalah momen istimewa untuk memperbanyak amal. Pintu kebaikan terbuka lebar, sementara penghalang keburukan dipersempit. Oleh karena itu, setiap ibadah dan sedekah di bulan ini memiliki nilai pahala yang berlipat ganda.
Lebih dari sekadar menahan lapar dan dahaga, Ramadhan mengajarkan empati merasakan apa yang dirasakan kekurangannya, lalu menggerakkan hati untuk membantu.
Ramadhan adalah waktu terbaik untuk menanam kebaikan.
Mari perbanyak pahala dengan berbagi kepada mereka yang membutuhkan melalui donasi. Karena setiap kebaikan yang kita tanam di bulan suci ini, insyaAllah akan kembali keberkahan dalam hidup.




