Langkah Meraih Kebahagiaan dengan Jalan Islam

Saat hidup kita dilanda kesulitan, terkadang kita merasa ingin menyerah saja. Padahal, setiap kehidupan memang tidak selalu berjalan mulus, kita harus melewati rintangan dan ujian yang ada untuk mencapai kebahagiaan. Setelah mendapatkan kebahagiaan, bukan berarti kita tidak akan menemui kesulitan lagi. Walaupun begitu, sebagai manusia kita tetap bisa berbahagia dengan mengikuti cara Islam. Berikut adalah langkah meraih kebahagiaan dengan jalan Islam: 

  • Mengenal Allah

Sebagai umat muslim, kita pasti tahu semua zat yang tercipta di dunia merupakan ciptaan Allah SWT. Untuk meraih kebahagiaan, kita dapat memulainya dengan mengenal Allah lebih dalam, yakni dengan senantiasa mengingat-Nya melalui berdzikir, mempelajari tentang sifat-sifat-Nya. Niscaya hal tersebut dapat mengantarkan kita ke dalam kebahagiaan. 

Allah berfirman dalam surat Ar-Ra’d ayat 28 yang berbunyi:

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ

Artinya: “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”

  • Rutin Berdoa 

Berdoa merupakan cara terbaik ketika kita ingin mendapatkan sesuatu. Seperti saat merasa kesulitan dalam hidup dan ingin merasakan kebahagiaan kembali, janganlah kita melupakan Allah SWT, karena Dia-lah yang memberikan semua di dunia ini baik kecil maupun besar. 

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادۡعُوۡنِىۡۤ اَسۡتَجِبۡ لَـكُمۡؕ اِنَّ الَّذِيۡنَ يَسۡتَكۡبِرُوۡنَ عَنۡ عِبَادَتِىۡ سَيَدۡخُلُوۡنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيۡنَ

Artinya: Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.”

  • Melakukan Kebaikan 

Melakukan kebaikan dapat membuat kebahagiaan sebab hal tersebut akan membuat hati kita merasa tenang dan tentram. Berbuat kebaikan dapat berupa melakukan amalan seperti shalat, bertilawah, bersedekah, dan lain-lain. Selain itu, kita juga bisa berbuat baik kepada sesama seperti tolong-menolong, menjadi relawan, berbagi, dan masih banyak lagi. 

Firman Allah dalam QS. An-Nisa ayat 36:

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا 

Artinya: Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.

  • Memohon Ampunan 

Kesedihan bisa datang dari kesalahan masa lalu yang belum bisa dilupakan. Ada baiknya kita melakukan introspeksi diri atas kesalahan dan dosa yang pernah diperbuat di masa lalu. Oleh karena itu, wajib bagi kita untuk memohon ampunan kepada Allah SWT dengan berdoa sebanyak-banyaknya. 

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

Sigma Siaga

Online

Sigma Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00
Scroll to Top