Mengenal Sedekah Jariyah

Sedekah lebih luas dari sekedar infak atau zakat, sebab sedekah tidak hanya menyumbang uang, melainkan juga mencakup segala amal serta perbuatan baik. Nah, yang akan kita bahas kali ini adalah sedekah jariyah. Sedekah jariyah adalah pemberian yang dapat mengalirkan pahala terus-menerus bagi orang yang mengamalkannya. Seperti yang tercantum dalam sebuah hadits berikut:

Sesungguhnya diantara amal kebaikan yang mendatangkan pahala setelah orang yang melakukannya wafat ialah ilmu yang disebarluaskannya, anak saleh yang ditinggalkannya, mushaf (kitab-kitab keagamaan) yang diwariskannya, masjid yang dibina, rumah yang dibina untuk penginapan orang yang sedang dalam perjalanan. sungai yang dialirkannya untuk kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya “(HR. Ibnu Majah).

Untuk lebih memahami mengenai sedekah jariyah, berikut adalah beberapa contoh sedekah jariyah:

  1. Mengajarkan Ilmu

Seperti yang telah dikatakan di atas, bahwa sedekah memiliki cakupan yang sangat luas dan tidak selalu soal menyumbang harta. Salah satu sedekah jariyah yang bisa kita lakukan adalah mengajarkan ilmu. Ya, seperti yang kita ketahui ilmu sangat berguna untuk kehidupan, apa lagi jika ilmu tersebut disebarkan kepada banyak orang. Niscaya, ilmu yang kita ajarkan akan menjadi sedekah jariyah yang mengalirkan pahala terus-menerus.

Hal itu sesuai dengan yang tercantum pada hadits berikut:

Sesungguhnya termasuk amalan dan kebaikan orang mukmin yang masih mengalir pasca kematiannya adalah ilmu yang diajarkan dan disebarkannya, atau anak shalih yang ditinggalkannya, atau mushhaf al-Qur`an yang diwariskannya, atau masjid yang dibangunnya, atau rumah singgah bagi para musafir yang dibangunnya, atau sungai yang dialirkannya, atau sedekah yang dkeluarkan dari hartanya saat sehatnya dan di masa hidupnya, (semua itu) masih mengalir kepadanya pasca kematiannya. ” (HR. Ibnu Majah; Shahih at-Targhib).

2. Membangun Panti Asuhan

Rasulullah SAW pernah bersabda: “Barangsiapa menjaga anak yatim di antara umat Islam sampai menjaga makannya, dan minumnya, maka Allah pasti bakal memasukan orang itu ke dalam surga. Kecuali orang itu berbuat dosa yang tidak bakal diampuni.” (HR Tirmudzi).

Berdasarkan hadist tersebut kita tahu bahwa menyantuni anak yatim memiliki keutamaan yang luar biasa di sisi Allah SWT. Menyantuni anak yatim pun dapat menjadi sedekah jariyah jika kita memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk mereka, salah satunya adalah membangun panti asuhan.

Anak-anak yatim merupakan sosok yang sangat diperhatikan oleh Rasulullah SAW. Dalam suatu hadist, disebutkan bahwa kedekatan Rasulullah SAW dengan anak yatim ibarat jari telunjuk dan jari tengah. (H.R Bukhari)

3. Membagikan Al-Qur’an

Musfaf Al-Qur’an yang diwariskan atau dibagikan kepada orang lain merupakan salah satu contoh sedekah jariyah. Seperti yang kita ketahui, seseorang yang membaca Al-Qur’an akan mendapatkan pahala dimulai sejak ia membaca satu huruf. Bahkan, bukan hanya pembaca saja yang mendapatkan pahala, melainkan seseorang yang membagikan Al-Qur’an tersebut juga ikut menerima pahala yang mengalir terus-menerus.

Bahkan, kelak Al-Qur’an ini dapat menyelamatkan dirinya di akhirat.

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

Sigma Siaga

Online

Sigma Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00
Scroll to Top