Menilik Kisah Tentang Perintah Sedekah 

Seperti yang kita ketahui, sedekah merupakan salah satu ibadah yang dicintai oleh Allah SWT dan Rasulullah. Hal ini tercantum dalam Alquran surat Al-Baqarah ayat 195 yang artinya “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” Selain itu, sedekah juga mendatangkan berkah bagi yang melaksanakannya. Nah, agar lebih semangat dalam bersedekah, ada baiknya kita mengetahui kisah di balik perintah mengenai sedekah. Yuk, simak penjelasannya berikut ini. 

Kisah Qabil dan Habil 

Kisah ini bermula saat pertama kali Nabi Adam dan Hawa turun ke bumi. Mereka melahirkan dua pasang anak kembar, yakni Qabil dan Iqlima serta Habil dan Labuda. Singkat cerita, ketika anak-anak tersebut telah tumbuh dewasa, Allah SWT memerintahkan Nabi Adam untuk menikahkan mereka untuk menjaga keturunan serta menghindari hubungan bebas. 

Nabi Adam memasangkan Qabil dengan Labuda dan Habil dengan Iqlima, tapi ternyata Qabil tidak mau menikahi Labuda karena parasnya yang tidak cantik. Akhirnya Nabi Adam memerintahkan kedua anak laki-lakinya untuk bersedekah, agar dapat mengetahui siapa yang paling diridhai oleh Allah SWT. Allah pun menjawab dengan sambaran berupa api besar yang turun dari langit ke tubuh kambing Habil. Berdasarkan kisah di atas, dapat kita ketahui bahwa Allah hanya menerima sedekah dari hambanya yang ikhlas. 

Kisah Nabi Ibrahim dan Tamu Malaikat 

Kisah ini bermula ketika Allah SWT mengutus beberapa malaikat untuk membinasakan kaum Luth yang terkenal akan kebinasaannya. Di tengah perjalanan, para malaikat berkunjung ke rumah Nabi Ibrahim. Tanpa mengetahui bahwa mereka merupakan malaikat utusan Allah, Nabi Ibrahim menyuruh istrinya menyiapkan hidangan untuk mereka. Makanan tersebut merupakan harta berharga bagi Nabi Ibrahim dan sang istri, yang ternyata tidak dimakan oleh tamu malaikat tersebut. Akhirnya, sebelum pergi para tamu malaikat mengungkapkan bahwa mereka adalah utusan Allah SWT yang hendak pergi menuju kaum Luth berada, mereka juga menyampaikan kabar gembira bahwa Nabi Ibrahim dan istrinya akan memiliki anak yang sholeh. Berkat hal tersebut, mereka berdua merasa sangat bahagia. Dari kisah Nabi Ibrahim di atas dapat dipetik bahwa sebagai umat muslim yang baik kita harus menghormati serta memuliakan tamu yang datang. Sebab, menjamu tamu dengan baik merupakan perbuatan baik yang termasuk sedekah, sebagaimana tercantum dalam hadits berikut. Rasulullah bersabda: “Setiap perbuatan baik adalah sedekah” (HR. Bukhari).

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

SIGMA Siaga

Online

SIGMA Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00
Scroll to Top