Menjaga Pandangan dalam Islam

Sebagai umat muslim, kita pasti menyadari bahwa Allah SWT telah menciptakan mahluk dengan bentuk dan fungsi yang paling sempurna. Oleh karena itu, kita harus mensyukuri karunia yang telah diberikan oleh Allah SWT. Salah satu bagian dalam tubuh yang dikaruniakan Allah kepada kita adalah mata. Ya, dengan mata kita bisa melihat semua hal di muka bumi ini. Dengan mata kita bisa membaca Al-Qur’an dan mempelajari ilmu agama serta melaksanakan berbagai ibadah. Sebagai bentuk bersyukur, tentunya kita juga harus bijak dalam menggunakan mata tersebut, yakni dengan menjaga pandangan. Apa itu menjaga pandangan? Apa saja keutaamaannya?

Dengan menjaga pandangan kita bisa terhindar dari perbuatan zina yang akan menjerumuskan seseorang ke dalam neraka. Oleh karena itu, Allah memerintahkan umat-Nya untuk selalu menjaga pandangan mereka, terutama kepada lawan jenis. Hal ini diatur oleh firman Allah SWT dalam sebuah ayat:

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

Katakanlah kepada laki-laki yang beriman,’Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.’” (QS. An-Nur [24] : 30).

Berikut adalah keutamaan menjaga pandangan menurut Islam:

Terjamin Masuk Surga

Tidak dapat dipungkiri bahwa kita pasti ingin masuk surga. Nah, menjaga pandangan dapat menjadi salah satu hal yang bisa kita lakukan agar mendapat jaminan masuk surga. Berdasarkan sebuah hadits Rasulullah SAW sikap yang senantiasa menjaga pandangan adalah satu hal yang akan menjamin seseorang masuk surga.

كْفُلُوا لِي بِسِتٍ أَكْفُلْ لَكُمْ بِالْجَنَّةِ, إِذَا حَدَّثَ أَحَدُكُمْ فَلاَ يَكْذِبْ, وَ إِذَا اؤْتُمِنَ فَلاَ  يَخُنْ, وَ إِذَا وَعَدَ فَلاَ يُخْلِفْ, غُضُّوْا أَبْصَارَكُمْ, وَكُفُّوْا أَيْدِيَكُمْ, وَاحْفَظُوْا فُرُوْجَكُمْ
 

“Berilah jaminan padaku enam perkara, maka aku jamin bagi kalian surga. Jika salah seorang kalian berkata maka janganlah berdusta, dan jika diberi amanah janganlah berkhianat, dan jika dia berjanji janganlah menyelisihinya, dan tundukkanlah pandangan kalian, cegahlah tangan-tangan kalian (dari menyakiti orang lain), dan jagalah kemaluan kalian.

Terhindar dari Perbuatan Zina

Seperti yang sudah disampaikan di atas, bahwa jika kita lalai dalam menjaga pandangan kita pun akan terjerumus ke dalam perbuatan zina. Dalam Islam, zina tidak hanya tentang hubungan fisik antara pria dan wanita saja, melainkan tidak bisa menjaga pandangan juga termasuk perbuatan zina. Sebab pandangan tersebut dapat menjerumuskan kita kepada hal-hal yang sangat dilarang oleh Allah SWT. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW berikut ini:

الْعَيْنُ تَزْنِي، وَالْقَلْبُ يَزْنِي، فَزِنَا الْعَيْنِ النَّظَرُ، وَزِنَا الْقَلْبِ التَّمَنِّي، وَالْفَرْجُ يُصَدِّقُ مَا هُنَالِكَ أَوْ يُكَذِّبُهُ

Mata itu berzina, hati juga berzina. Zina mata adalah dengan melihat (yang diharamkan), zina hati adalah dengan membayangkan (pemicu syahwat yang terlarang). Sementara kemaluan membenarkan atau mendustakan semua itu.” (HR. Ahmad no. 8356. Dinilai shahih oleh Syaikh Syu’aib Al-Arnauth.)

Bagi kamu yang ingin melakukan donasi dapat mengunjungi https://yayasansigma.or.id/berdonasi/ untuk informasi selengkapnya.

butuh bantuan

Kami di sini untuk membantu Anda

Customer Support

Sigma Siaga

Online

Sigma Siaga

ada yang dapat kami bantu 00.00
Scroll to Top